Jumat, 17 Maret 2017

Wanita dan Aborsi

Aborsi adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk mengambil janin yang ada didalam kandungan secara paksa. Banyak faktor yang melatar belakangi dilakukanya tindak aborsi. Mulai dari, faktor ekonomi, faktor kesehatan ibu, hingga kehadiran bayi yang tidak di inginkan biasanya karena hamil diluar nikah. Banyak sekali cara yang dilakukan untuk menggugurkan kandungan. Misalnya, minum obat penggugur kandungan hingga melakukan tindakan medis. Apapun alasan dan bagaimana melakukanya aborsi itu salah dan termasuk dosa besar kecuali alasan kesehatan dan keselamatan sang ibu.
Setelah melakukan tindak aborsi seorang wanita akan mengalami perubahan pada psikisnya. Jika wanita yang melakukan aborsi tidak memiliki mental yang kuat dan tidak mendapatka dukungan moral tidak menutup kemungkinan wanita tersebut akan mengalami stres dan depresi bahkan akan berujung pada tindak bunuh diri.
Wanita yang melakukan aborsi akan merasa kehilangan dan merasa bersalah. Maka, pendampingan terhadap wanita yang baru saja melakukan aborsi sangat diperlukan.
Tidak hanya ancaman psikis, resiko keselamatan dan kesehatan fisik bisa saja terjadi, mulai dari rusaknya rahim hingga kematian mendadak karena pendarahan yang hebat bisa mengancam seorang wanita.
Dalam kasus seperti ini penerapan sikap muraqabah sangat di perlukan dalam kehidupan sehari-hari
 Miraqabah adalah suatu tindakan dimana seseorang selalu diawasi oleh Allah. Jika seseorang selalu merasa diawasi oleh Allah maka ia tidak akan melalukan tindakan yang dilarang oleh agama. Aborsi dapat menghilangkan nyawa yang tidak berdosa. Membunuh sangat dilarang oleh agama. Ketika seseorang telah memiliki sikap Muraqabah ia berhati-hati dalam melakukan tindakan apapun.
Namun jika seorang wanita telah terlanjung melakukan tindak aborsi untuk memghindari hal-hal buruk konsultasi kepada seorang konselor sangat dianjurkan untuk pemulihan mendal dan dukungan moral. Bimbingan konseling digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Menurut C.Patterson konseling adalah proses yang melibatkan hubungan antara pribadi seorang terapis menggunakan metode-metode psikologis. Atas dasar pengetahuan sistematik tentang kepribadian manusia dan upaya meningkatkan kesehatan mental klien.
Itulah beberapa solusi untuk mengurangi atau bahkan memcegah tindak aborsi. Lindungi generasi penerus bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar